Hindari Kesalahan Ini saat Menyimpan Daging Kurban di Kulkas dan Freezer
Salah memilih wadah penyimpanan bisa membuat daging kurban cepat busuk, berbau, atau bahkan terkontaminasi bakteri berbahaya. Agar tidak salah langkah, simak panduan penyimpanan daging kurban dari para ahli berikut ini.
1. Jangan
Biarkan Daging dalam Kemasan Styrofoam Toko
Meski praktis,
kemasan styrofoam dari toko tidak ideal untuk penyimpanan jangka panjang,
terutama di freezer. "Lebih baik pindahkan ke plastik pembungkus atau
kertas beku, lalu masukkan ke dalam kantong “ziplock” agar lebih kedap
udara," saran Heather Thomason, ahli pengolahan daging.
2. Wadah
Plastik Bisa Jadi Pilihan, tapi Perhatikan Kualitasnya
Budi
Christianto, pakar kuliner, mengatakan wadah plastik bisa digunakan asalkan
kedap udara. Namun, Aaron Taub mengingatkan risiko kontaminasi silang jika
wadah tidak bersih. "Jika memilih plastik, pastikan bahan “food grade” dan
tutupnya rapat," katanya.
3. Kertas
Daging untuk Kulkas, Plastik Vakum untuk Freezer
Kertas daging
cocok untuk penyimpanan 2-3 hari di kulkas, sementara plastik vakum lebih
optimal untuk freezer karena mencegah freezer burn. Jika tidak ada plastik
vakum, bungkus daging dengan cling wrap sebelum dimasukkan ke kantong ziplock.
4. Jangan
Bekukan Ulang Daging yang Sudah Dicairkan
Thomason
menegaskan, membekukan kembali daging yang sudah dicairkan akan merusak tekstur
dan rasanya. "Potong daging sesuai kebutuhan sebelum dibekukan agar tidak
perlu mencairkan dalam jumlah besar," ujarnya.
5. Beri Label
Tanggal Penyimpanan
Baik menggunakan
wadah kaca, plastik, atau ziplock, selalu beri label tanggal. Dengan begitu,
Anda bisa memprioritaskan daging yang disimpan lebih awal untuk digunakan
terlebih dahulu.
Comments
Post a Comment